Pernyataan "SEMUA AGAMA ITU SAMA DISISI TUHAN"
Pernyataan "SEMUA AGAMA ITU SAMA DISISI TUHAN" bukanlah pernyataan dari seorang muslim, bukan pernyataan dari Pak Dadang atau Pak Diding yang suka shalat. Tapi sebuah gagasan telogi dari orang Barat sekular yang menganggap agama sebagai sumber konflik.
Tuhan semua agama itu sama dan satu, tapi itu direspon atau dipersepsi secara berbeda-beda oleh tiap agama. Tidak ada yang salah dalam respon dan persepsi tersebut (lihat John Hick Tuhan Punya Banyak Nama, hal. 106 dan Anis Malik Thoha Tren Pluralisme Agama, bab I).
Bagaimana jika seorang muslim menyatakan bahwa "Semua agama sama " ?
Jawabannya,
مَنْ لَمْ يُكَفِّرْ مَنْ دَانَ بِغَيْرِ الْإِسْلَامِ كَالنَّصَارَى، أَوْ شَكَّ فِي تَكْفِيرِهِمْ، أَوْ صَحَّحَ مَذْهَبَهُمْ، فَهُوَ كَافِرٌ، وَإِنْ أَظْهَرَ مَعَ ذَلِكَ الْإِسْلَامَ وَاعْتَقَدَهُ
“…Barangsiapa yang tidak mengkafirkan orang yang beragama dengan agama selain Islam seperti Nasrani, atau ragu kekafiran mereka atau membenarkan doktrin/ajaran mereka maka dia kafir meskipun menampakkan dirinya Islam dan meyakininya…(Annawawi, Roudhotu Ath-Tholibin, juz 10 hlm 70 Bab Kitabur Riddah)
Maka bagi seorang muslim yang membuat pernyataan "semua agama sama" statusnya sudah kharijun 'anil Islam, keluar dari Islam alias murtad. Dia wajib ruju' lillal hak, balik kepada Islam, mencabut pernyataan tersebut dan kembali mengucapkan dua kalimah syahadat.✍🏽
Lathief abdallah
Pengasuh Pondok Baitul Hamdi
Kajian Aqidah Malam Selasa Masjid Al Hikmah Kota Sukabumi.
Komentar
Posting Komentar